Headlines:
DIHARAPKAN SEBELUM MELAKUKAN DEPOSIT MOHON HUBUNGI CS KAMI UNTUK KONFIRMASI REKENING TERBARU KAMI. KAMI TIDAK BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PENGIRIMAN KE REKENING YANG SUDAH TIDAK DIGUNAKAN

dunia sport88 - Neymar dan Ronaldinho dianugerahi bakat yang luar biasa dalam mengolah si kulit bundar.

Neymar dan Ronaldinho, dianugerahi bakat yang luar biasa. Namun, mereka tidak mencapai ke potensi terbaiknya karena sikapnya, demikian klaim Ludovic Giuly.

Selain sama-sama berasal dari Brasil, Neymar dan Ronaldinho juga memperkuat Barcelona serta Paris Saint-Germain (PSG). Bedanya, Ronaldinho lebih dulu membela PSG lalu pindah ke Barcelona, sedangkan Neymar sebaliknya.

Seluruh gelar domestik telah dipersembahkan Neymar, selama memperkuat PSG sejak 2017. Pesepakbola berusia 29 tahun tersebut pada musim lalu membawa Les Parisiens, ke final Liga Champions.

Akan tetapi, torehan yang diukir tersebut tak membuat Giuly puas. Menurutnya, Neymar masih bisa mencapai tingkat kemampuan yang lebih baik lagi.

Apa yang Giuly katakan?

Berbicara kepada Telefoot, Giuly menyebut: "Saya akan membandingkan Ronaldinho dan Neymar pada level karier. Mereka memiliki segalanya, tetapi mereka tidak memberikan semuanya untuk menjadi lebih tinggi."

Kendati demikian, Giuly berharap Neymar melanjutkan pengabdian bersama PSG. Masa bakti pemain yang identik dengan nomor sepuluh tersebut bakal berakhir pada musim panas 2022.

"Tentu saja itu adalah pesan penting bagi kami, untuk rekan satu timnya dan untuk suporter. Dia menunjukkan cinta dan komitmennya kepada klub, itu adalah sesuatu yang sangat penting."

Berapa rekor Neymar di PSG?

Neymar telah mencetak 83 gol dalam 105 penampilan di semua kompetisi bersama PSG. Ia memangkan tiga gelar Ligue 1, dua Piala Prancis, dan dua Piala Liga Prancis.

Hanya saja, sampai sekarang Neymar belum bisa mempersembahkan gelar kontinental yang diinginkan PSG. Kesempatan untuk menjadi juara Liga Champions musim lalu pupus karena di laga final takluk satu gol tanpa balas dari Bayern Munich.

Musim ini, PSG terancam kehilangan gelar Ligue 1, karena posisi puncak klasemen digeser Lille setelah kalah 1-0 akhir pekan lalu. Dalam pertandingan tersebut Neymar diusir wasit.