Headlines:
DIHARAPKAN SEBELUM MELAKUKAN DEPOSIT MOHON HUBUNGI CS KAMI UNTUK KONFIRMASI REKENING TERBARU KAMI. KAMI TIDAK BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PENGIRIMAN KE REKENING YANG SUDAH TIDAK DIGUNAKAN
Curahan Hati Cesc Fabregas Dilatih Antonio Conte Yang Kayak Diktator

dunia sport88 - Eks-gelandang Chelsea itu mengungkap kerasnya latihan di bawah Conte

Gelandang AS Monaco, Cesc Fabregas, curhat soal pengalamannya bermain di bawah Antonio Conte saat di Chelsea dulu.

Conte resmi ditunjuk sebagai manajer baru Tottenham Hotspur, tetapi ini bukan pengalaman pertamanya menangani tim Liga Primer Inggris setelah pernah menangani Chelsea selama dua musim (2016-2018).

Saat itu, Fabregas masih berseragam The Blues, dan ia mengenang bagaimana rasanya dilatih Conte yang tidak memberikan "kebebasan" bagi para pemainnya.

"Soal Antonio, itu pertama kalinya saya pernah melihat seseorang yang tahu persis [apa yang ia inginkan]," ujar Fabregas kepada CBS Sport. "Rasanya kayak sekolah."

"Saya jamin, mulai dari kiper sampai Anda mencetak gol, ia akan memberikan instruksi soal apa yang harus Anda lakukan, benar-benar segalanya."

"Mungkin memang berbeda dengan cara saya memandang sepakbola. Awalnya, saya kesulitan. Banyak berlari, sangat intens. Sesi [latihan] yang panjang, sesi ganda, sesi gym."

"Saya pernah dilatih oleh pelatih seperti Pep [Guardiola] yang fokus pada pemosisian, tetapi memberi banyak kebebasan. Bersama Conte, tak ada yang namanya kebebasan, ia sampai memerintah saya ke mana saya harus mengumpan."

"Waktu itu saya sudah 29 tahun, sudah bermain selama 13 tahun, bermain di semua final, memenangkan begitu banyak trofi, dan orang ini memerintah saya ke mana saya harus mengumpan!"

Ketatnya gaya Conte sudah mulai dirasakan pemain Tottenham, saat ia dilaporkan melarang berbagai jenis makanan - termasuk melarang saus tomat, minyak, mentega, hingga mayones.

Ia sudah melatih Spurs selama dua laga dengan hasil berbeda: menang 3-2 atas Vitesse di Liga Konferensi Europa, tetapi ditahan imbang Everton di Liga Primer.