Headlines:
DIHARAPKAN SEBELUM MELAKUKAN DEPOSIT MOHON HUBUNGI CS KAMI UNTUK KONFIRMASI REKENING TERBARU KAMI. KAMI TIDAK BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PENGIRIMAN KE REKENING YANG SUDAH TIDAK DIGUNAKAN
Disikut Chris Smalling, Lionel Messi Malah Salahkan Scott McTominay

dunia sport88 - Messi menjadi korban sikutan Smalling hingga berdarah ketika Barcelona jumpa Man United pada 2019, tapi mengira pelakunya McTominay.

Gelandang Manchester United Scott McTominay membeberkan sebuah kisah menarik tentang Lionel Messi ketika The Red Devils berjumpa Barcelona di perempat-final Liga Champions 2018/19.

Blaugrana lolos berkat kemenangan agregat telak 4-0, dengan Messi tampil sebagai bintang utama pada leg kedua usai menyumbangkan dua dari tiga gol di Camp Nou.

Namun, pada pertemuan pertama di Old Trafford, Messi majal dan Barcelona "hanya" unggul 1-0 melalui bunuh diri Luke Shaw. Kala itu Messi dikawal habis-habisan oleh barisan pertahanan United, bahkan menjadi korban sikutan Chris Smalling hingga hidungnya berdarah.

Diceritakan McTominay, sang kapten timnas Argentina ternyata salah mengira bahwa dirinyalah yang menyikut Messi. Gara-gara itu, Messi sempat menolak permintaan McTominay, lewat perantara kiper United Sergio Romero, yang menginginkan jersinya.

"Messi, 100 persen. Ya, Messi, Messi. Saya punya kausnya, Anda tahu?" tukas McTominay kepada ESPN ketika ditanya siapa pemain terbaik dunia menurutnya.

"Jadi, entah kapan saat kami bermain menghadapinya bersama Barcelona [pada 2019], Chris Smalling menyikutnya dan hidungnya berdarah. Dan dia kira itu saya."

"Karena saya bilang kepada Sergio Romero: 'Tolong bisakah kau meminta Messi untuk memberikan kausnya?'."

"Sergio kemudian kembali menghampiri saya dan mengatakan: 'Oh, dia pikir kaulah yang menyikutnya di tengah lapangan'. Saya bilang 'Tidak, tidak, tidak, tidak - sampaikan kepadanya itu bukan saya, jadi pastikan saya mendapatkan kausnya karena itu akan saya pajang di kamar saya'."

"Jadi sekarang dia tahu itu bukan saya!"

Usai menyingkirkan United, langkah Barcelona menuju partai final dua tahun silam dihentikan Liverpool, yang mewujudkan comeback sensasional dengan membukukan kemenangan 4-0 di Anfield setelah sebelumnya menyerah tiga gol tanpa balas di Camp Nou.